Namun untuk menghitung perubahan nilai pekerjaan sepanjang durasi proyek, maka marjin kontraktor tidak perlu diperhitungkan. Dalam perhitungan eskalasi malah disebutkan bahwa nilai perubahan nilai adalah 85% nilai kontrak. Dimana dianggap nilai yang tidak diperhitungkan adalah 10% marjin dan 5% overhead. akumulasi biaya material, gaji pekerja, serta biaya alat yang digunakan pada proyek. Hasil perhitungan estimasi biaya pekerjaan dinding bata ringan dengan menggunakan metode MS. Project didapatkan sebesar Rp. 1.881.296.223,00. Selisih biaya total pekerjaan dinding bata ringan dengan kedua metode ini adalah sebesar Rp. 551.064.028,27. Hanya saja manajer proyek sering menghadap kendala karena durasi dari rangkaian aktifitas proyek tersebut diestimasi dengan cara yang deterministik, dengan kata lain jika estimasi tersebut itu salah maka kesalahan tersebut akan menjadi risiko yang harus juga dikalkulasi oleh manajer proyek, terutama jika organisasi proyek harus berhadapan Setelah memahami apa itu deviasi proyek, berikut ini adalah cara menghitung deviasi proyek: 1. Hitung Biaya Rencana. Hitunglah biaya rencana untuk proyek yang telah direncanakan sebelumnya. Biaya rencana ini akan menjadi tolak ukur untuk melihat seberapa jauh kinerja proyek saat ini dari rencana awal. Dalam contoh di atas, biaya rencana adalah o Hasil perhitungan analisa satuan Luas Lahan : 1.035 m2 pekerjaan berdasarkan Analisa Luas Lantai : 2.119 m2 Pekerjaan Umum Kota Depok adalah Rp. 239,950.00 / m3 o Anggaran Biaya Satuan Pekerjaan = Contoh perhitungan volume satuan Volume x Analisa Satuan Pekerjaan pekerjaan pada pekerjaan pondasi batu kali (PB1) adalah sebagai berikut : Maka pekerjaan yang akan dilaksanakan, fungsi dan jenis alat berat yang akan digunakan seperti untuk menggali, mengangkut, menggusur, meratakan. Kemudian faktor tenaga dan kapasitas alat berat serta metode dan cara pengoperasiannya. Alat berat yang akan digunakan pada pekerjaan ini adalah excavator, dan dump truck. B. Rumusan Masalah .

cara menghitung durasi pekerjaan proyek