Beberapa Hukum Yang Berkaitan Dengan Li’an. Apabila suami isteri saling melaknat (li’an), maka ditetapkan hukum-hukum berikut disebabkan hal tersebut: 1. Perceraian. Berdasarkan hadits Ibnu ‘Umar Radhiyallahu ‘anhua, ia berkata, “Sepasang suami isteri dari kalangan Anshar saling melaknat (li’an) di hadapan Nabi Shallallahu ‘alaihi Bersatu dengan angin. Larilah mimpi-mimpiku. Ku tak akan pernah menyerah. Winning Run. Rasakan deru angin. Larilah sampai tujuan. Mari genggam kemenangan. Di tangan ini. 16 Dengan memandang upaya-upaya keras yang dibutuhkan agar berhasil dalam perlombaan untuk kehidupan, Paulus selanjutnya berkata, ”Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan saja memukul.” ( 1 Korintus 9:26) Kata ”tanpa tujuan” secara harfiah berarti ”tidak jelas” ( Kingdom Interlinear cepat-cepat larilah padaku C D G D Em mari-mari berenang denganku. G D Em lihat-lihat p'rahu layar laju C D Em D/F# burung-burung putih terbang jauh G D Em buih laut seindah bunga melati C D G bagai tempat mandi bidadari. C Bm Gelombang beriring Am D G angin laut pun mulai seakan merayu C Bm gemercik dan bening Am C ikan laut pun menari di dan lemparkanlah tongkatmu. Maka tatkala (tongkat itu menjadi ular dan) Musa melihatnya bergerak-gerak seperti seekor ular yang gesit, larilah ia berbalik ke belakang tanpa menoleh, "Hai Musa janganlah kamu takut.” (An-Naml: 10) 4. Tangan Memancarkan Sinar. Mukjizat Nabi Musa as berikutnya adalah tangan yang memancarkan cahaya atau sinar. Sebagai penyemangat, ingatlah kata-kata perjuangan cinta yang satu ini, bahwa perasaan sayangmu itu seharusnya menguatkan, bukan menimbulkan kesedihan. 12. Berjuang Bersama. Sebab cinta, tak ada yang benar-benar bisa bertahan sendiri. Untuk sesuatu yang seharusnya diperjuangkan berdua. .

bersatu dengan angin larilah