dibanding dengan ikan nila betina yang pertumbuhannya hanya 0,83-1,05 g per hari (Sucipto et al., 2000). Budidaya monosex telah terbukti efisien dalam meningkatkan produksi ikan nila dan dapat memperbaiki pertumbuhan biomassa ikan nila (Phillay dan Kutty, 2005). Mengkaji dari hal tersebut maka diharapkan para pembudidaya ikan dapat
Ikan nila yang digunakan berukuran ±6,6 g dan dipelihara selama 30 hari dengan menggunakan sistim resirkulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan komposisi pakan mempengaruhi pertumbuhan ikan nila tetapi tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup, kualitas air, konversi dan efisiensi pakan.
2. Dimensi Benih Sama. Upayakan dikala memilah benih ukurannya sama, tujuannya supaya pemanfaatan pakan lebih efisien. Tidak hanya itu pula buat meminimalisir perebutan santapan, dengan standar yang besar lebih banyak, bila perihal tersebut terjalin pasti bisa membuat perkembangan ikan sangat besar ataupun kecil.
0.29. Pada sirip dada, ikan Nila Merah dan Nila Hitam tidak memiliki jari-jari keras, sedangkan ikan Patin memiliki jari-jari keras dan lunak, yaitu P II.8. Untuk sirip perut, ketiga ikan tersebut memiliki jari-jari keras dan lunak, dengan jumlah terbanyak pada ikan Nila Merah dan Nila Hitam V II.10, serta pada ikan Patin P II.8.
Pada serum darah ikan nila hasil perlakuan sex reversal menunjukkan konsentrasi residu hormon MT masih di bawah batas toleransi 5 µg/L yang disarankan bagi keamanan pangan dan lingkungan oleh para peneliti dunia sebelumnya. Berdasarkan hasil penelitian membuktikan bahwa penggunaan hormon steroid sintetik, khususnya 17α-MT dalam dosis tertentu
Ikan nila memiliki pola pertumbuhan alometrik negatif. Hasil perhitungan panjang dan berat tubuh ikan nila dan dengan menggunakan rumus didapatkan hasil ikan nila dengan nilai b = 1,30. Hasil yang sama juga didapatkan pada ikan nila di perairan Sulawesi Selatan dengan nilai b adalah 2,43 (Kusmini et al., 2014). Artinya
.
perbedaan ikan nila dan ikan mas