Perihal: Surat Izin Tidak Masuk Kerja. Lampiran : 1 Lembar. Dengan hormat, Saya yang bertanda tangan di bawah ini: Nama : M. Fahmi Idris Raharjo, S. Pd. Alamat : Gemahan Ringinharjo Bantul. Jabatan : Guru Bahasa Indonesia SMP Unggulan Aisyah. Memohon izin untuk tidak masuk kerja pada hari jum'at tanggal 9 Oktober 2019 dikarenakan adik Tungguverifikasi rekening yang akan diproses maksimal 1 hari kerja, baru bisa mengajukan deposito. Sudah investasi juga di deposito BPR Komunal nih, gampang gak pakai ribet. Investasi bisa dari mana saja, ga perlu jauh2 datang ke BPRnya. Balasan. Qoty Intan Zulnida 19 Januari 2022 14.36. tuh kan, udah ngerasain gimana enak dan mudahnya Adaperusahaan yang sedang membuka kesempatan lowongan kerja PT Bpr, IT Analyst, Funding Officer, Staf Sales dan banyak lagi di daerah Jakarta melalui Indeed.com. Lowongan PT Bpr bulan 27 Juli 2022 di Jakarta | Indeed.com Jadibila kita menyimpan uang dalam bentuk deposito, maka akan menerima bilyet deposito ini. Deposito BPR Komunal cukup transparan, tidak hanya berupa bilyet deposito secara fisik, juga ada tampilan PDF-nya di daftar deposan akun Komunal saya. Seru sekali ya bisa punya deposito dengan cara mudah dan terjangkau. Dandisana aku di ajak narik kelamaan aku di sana bosan dan ingin kerja yang lebih enak,dan pada saat itu juga aku langsung cari kerjaan lain,dan akhirnya aku dapat pekerjaan itu.dan pada ke esokan harinya aku dapat panggilan untuk kerja di situ,aku kerja di BPR gotong royong,dan di situ saya mulai banyak teman,dan di situ saya SayaAli Mutohar dengan nomor HP terdaftar Kredivo 0821365499**. Saya ceritakan kronologi saya dalam peminjaman di Kredivo. Selama 2 tahun saya menjadi member yang cukup baik di platform Kredivo, saya akui Kredivo sangat membantu financial saya selama ini, namun pada tagihan cicilan Kredivo per tanggal 28 Maret 2020 saya belum dapat membayarkan hingga saya menuliskan hal ini agar menjadi . Posisi Yang Tersedia Karir - Lowongan Kerja Bank Perkreditan Rakyat Indonesia. Kami Membuka Loker Pada Kandidat Terbaik dan Berprestasi Untuk Bergabung Bersama Officer Bank Universal BPR. Sort byAll content is subject to review based on our community guidelines. Neither nor the company themselves can alter or edit reviews. They are posted as 8 reviews sorted by Most recent2 years agoPASukabumi1 to 2 years in the role, current employee2 years agoAccount officerTangerangLess than 1 year in the role, Kondisi anak lapangThe good thingsCukup menyenangkan kerja di lapangan, walau ketemu hujan dan panas, kalau sudah bertemu dengan nasabah yang konsisten senang rasanyaContinue readingThe challengesHave your sayLet others know what it's like to work at PT BPR DANA MANDIRI BOGORClick to rate2 years agoAdminCianjur1 to 2 years in the role, current employee3 years agoAccount officerCipondohMore than 12 years in the role, former employeePengalaman saya bekerja di perusahaan sebelumnyaThe good thingsThe challengesKarna dimasa pademi covid ini sy merasa kesulitan dlm bekerja kaya misalkan yg seharusnya nsb bayar aman tbtb jdi macet pembayaran nya karna kondisi ekonomi seperti ini sedangkan dlm perusahaan gimanapun caranya nsbh harus ada pembayaranContinue reading3 years agoAccount officerNanggung, Bogor, Jawa Barat, IndonesiaLess than 1 year in the role, former employeePengalaman di PT BPR dana mandiri BogorThe good thingsBisa belajar menghadapi berbagai karakteristik nasabah, mengetahui banyak teritorial setempat, memberikan kemudahan untuk nasabah yang ingin membuka usaha kecilContinue readingThe challengesKarena saya ditempatkan di nanggung Bogor, saya kesulitan untuk mencari nasabah baru karena perjalanan nya kurang bagus.. jalan belum diaspal dan rusakContinue reading4 years agoAccount officerPerumahan daru permaiLess than 1 year in the role, former employee4 years agoSenior officerCiawi, Bogor, Jawa Barat, Indonesia3 to 4 years in the role, former employeeKarirThe good thingsJenjang karir yg nyata mulai dari obs sampai ke tinggkat berikutnya lumayan cepat sehingga gaji juga naiknya cepat dan ada bonus tahunannya jugaContinue readingThe challengesSulit mencari nasabah, karna kita sosialisasi langsung dengan warga dan jarang pula ada warga yg langsung trtarik dengan produk yg di tawarkanContinue reading4 years agoPT BPR DANA MANDIRI BOGORApr 2019PT BPR DANA MANDIRI BOGORJl. Raya Puncak, Bendungan, Ciawi, Bogor, Jawa Barat, Indonesia1 to 2 years in the role, former employeePengalaman kerjaThe good thingsBekerja secara tim, mengetahui banyak pengalaman, benefit yang lumayan, jenjang karir yang panjangContinue readingThe challengesMungkin dalam merekrut nasabah baru dalam bidang marketing terkadang sering sulitContinue readingCompany Reviews published on our site are the views and opinions of their authors and do not represent the views and opinions of or its personnel. does not verify the truth or accuracy of any reviews and does not adopt or endorse any of the comments posted. posts reviews for what they are worth and for information purposes only to assist candidates to find employment. Permisi agan" ane mau numpang nanya, disini ada yang kerja jadi Staff EDP IT di BPR gak ? BPR di Bali klo ada,, ane mau tanya job desk kerjaannya apa aja ya gan, maklum newbie fresh graduate plus lulus gak terlalu tau bnyak soal IT apalagi jaringan ane cuma punya basic programmer itu juga sedikit, mohon pencerahannya dari agan" yang kerja jadi Staff EDP IT di BPR Sebelumnya ane agak pesimis orangnya karena menurut ane kerja IT di Bali kebanyakan all in one service dituntut bisa ini itu sedangkan ane cuma punya basic dasar pemrograman benerin printer aja kagak bisa 01-02-2016 1649 Pengalaman Interview di BPR KS Bandung Hallo semua Kali ini aku mau berbagi pengalman mengenai Interview di BPR KS Bandung. Awalnya sih aku tuh melamar bukan ke BPR KS tapi ke perusahaan PT. Surya Putra yang berada di Jl. Soekarno Hatta, Kb. Lega, Bandung. Pada posisi Admin untuk menggantikan karyawan sebelumnya yang bekerja pada posisi itu, seperti biasa aku membawa beberapa file yang biasa dibawa orang-orang untuk melamar kerja. Aku datang tepat pukul 0900 WIB memakai pakaian rapi seperti celana kain panjang dan kemeja. Ketika aku sampai di lokasi kantor tersebut, aku sempat salah gedung haha dan tau gak sih mbak-mbak nya tuh jutek banget tapi ya sudahlah abaikan tentang si mbak-mbak itu😒 lalu aku bertanya mengenai gedung yang akan aku datangi dan si mbak itu menunjukan dia bilang "Mau ke gedung yang marketing kali, itu ada di depan kamu salah ini mah ...." apalah aku lupa sama omongan si mbak-mbak itu. Terus aku mikir "Hah marketing?". Seketika sampailah aku pada gedung yang benar hehe lalu aku bertanya lagi ke Security dan aku dipersilahkan untuk mengisi absen terlebih dahulu lalu menyerahkan file yang aku bawa tadi dan dipersilahkan untuk menunggu. Sebenarnya aku sudah diberitau temanku sebelumnya untuk bertemu dengan Bp/Ibu ... tapi ketika itu Bp/Ibu ... sedang menginterview peserta lainnya dan menyerahkan ku kepada temannya. Ketika aku di Interview ya seperti biasa sih ga ada yang berbeda pada Interview sebelumnya, namun karena ada miscommunication antara teman ku, pegawai dan aku jadilah aku di arahkan untuk menjadi Telemarketing BRP KS padahal sebelumnya aku melamar untuk posisi Admin dan bukan di kantor BPR KS tapi karena PT. Surya Putra, tapi karna mereka bekerjasama jadinya aku di arahkan untuk menjadi Telemarketing mereka dan gak bisa ngelamar untuk posisi Admin dikarenakan aku memakai Hijab hmmmm mau ngomong gmn lagi ya mau protes juga ga enak karna dikantor orang😒 yaudah sabar ajaaaa. Singkat cerita Interview aku sudah selesai dan aku diberitahu klo aku lolos pada tahap Interview ini dan besok aku disuruh untuk mengikuti Training pertama aku sempat bingung sih ko udah training lagi aja??? pastinya aku juga tanya sana-sini sih buat cari tau tentang perusahaan ini tapi kepo juga haha yaudah akhirnya aku ikut aja deh training pertama. Pada saat Training penjelasan dan arahan yang dilakukan oleh HRD nya cukup baik dan sangat jelas sekali selain itu asik juga gak kaku. Disana aku belajar mengenai 'How To Be a Telemarketing' wkwkwk samapai praktek langsung menelepon salah satu nasabah disana aku sempet deg-degan sih karna bingung nnti bakal kaya gimana wkk tapi santai kita dikasih gambaran apa aja yang harus kita omongin ke nasabah. Pas giliran aku yang nlp ke nasabah apes nya aku malah diminta no tlp pribadi sama nasabahnya jadi males deh dan buru-buru aku udahin aja tlpnya haha sebenernya hal kaya gini tuh udah aku fikirkan si, kaya pasti nanti bakal ada yang aneh-aneh deh yaa biasalah kadang para nasbah iseng Posthink aja hahaha nah stelah rangkaian acara demi acara selesai akhirnya acara Training pertama selesai dan kami diperbolehkankan pulang dan menunggu di hubungi kembali untuk hasil lolos atau tidak. Beberapa hari kemudian ternyata aku dapat tlp dari pihak perusahaan dan dinyatakan lolos lalu aku ditanya oleh HRD nya mau diambil ato gak? klo kamu kurang minat juga gpp sih gitu cnah kata HRD nya lalu akhirnya aku memutuskan untuk tidak mengambil posisi Telemarketing ini karenaaa you know what? yaa aku yakin kalian pasti tau sih. Yup! betul karena masalah Target menarget gaissss hahaha. Jadi disana tuh wlpn kita gak turun langsung kelapangan untuk mencari nasabah tapi tetep sama aja kaya marketing pada umumnya yaitu mencari nasabah yang membedakan adalah klo Telemarketing lewat Tlpn klo Marketing biasa langsung nyemperin kaya Door to Door gitu, terus ada macam-macam targetnya juga target harian, mingguan dan bulanan lumayan agak ribet sih klo menurut ku that's why aku gak ambil hehehe begitu teman-teman. semoga bisa bermanfaat dan memberikan gambaran buat kalian semua yang mau test disini yaaaa see you on another story🙋 Meet me on ig desyapriliaani Gw berhenti kerja dari tempat kerja gw di tahun 2016 dan semenjak saat itu, hanya dalam waktu sesingkat ini, udah banyak banget yang terjadi di hidup gw. Mungkin gw udah lebih banyak mencoba banyak hal ketimbang orang-orang yang lebih tua dari gw. Setelah berhenti kerja, gw gak langsung memutuskan untuk kerja dari rumah, gw sempet kerja juga di antaranya dan buka usaha ini-itu, sampe ke trading Bitcoin segala yang berhasil membuat gw gak perlu kerja selama 6 bulan, karena hidup gw udah tercover dari Bitcoin. Gw udah mulai freelance online di kancah internasional dari pertengahan tahun 2018, cuma baru serius banget setelah gw pulang dari Afrika Selatan saat itu, karena sebelum-sebelumnya, hidup gw kepenuhan jadwal jalan-jalannya, jadinya gw gak bisa fokus. Ya rezeki juga sih bisa jalan-jalan terus, jadi disyukuri aja hehe… Semenjak tahun 2018, pekerjaan yang gw dapat selalu remote atau partly remote, yang mana artinya gw gak harus pergi ke kantor setiap hari dan meeting kebanyakan dilakukan via online communication. Sebelum tahun 2018, gw udah mulai kerja online juga tapi hanya sambilan. Kalo sekarang sih gw udah fixed jadi pegawai negeri dunia maya. Kerja dari rumah ini ada enak dan gak enaknya. Well, dimulai dari yang gak enaknya dulu ya… Disangka pengangguran! Haha, deritanya orang yang kerja dari rumah yang paling sering adalah sering disangka gak punya penghasilan dan cuma menjadi beban keluarga. Padahal penghasilan kita bisa jadi di atas kebanyakan orang yang kerja rapih-rapih berdandan pake parfum Prancis dan bibir merah bergincu. Apalagi kalo ketemu orang datang ke rumah dan kita belum mandi, karena dari bangun tidur udah langsung kerja dari atas tempat tidur. Orang yang baru pertama kenal gw sih pada nyangkanya gw ini masih anak kuliah padahal udah 7 tahun lulus bok!, jadi mereka wajar kalo liat gw santai-santai. Tapi kalo udah yang udah kenal gw misal saudara, mereka nyangkanya gw ini frustasi dan cari kerjaan kantoran, trus ada yang nawarin jadi honorer sana-sini dengan gaji yang wasalam aja. Aduh, cuma bisa bilang makasih… 2. Lack of social interraction. Kerja online, kita berinteraksi dengan client atau team yang kadang malah gak pernah ketemu muka sama sekali. Kebanyakan komunikasi hanya via email, chat atau paling muluk video call. Gak ada yang namanya pergi makan siang bareng temen kantor, haha! Berhubung jarang ketemu orang, bisa mengurangi intrapersonal skill kita, apalagi di situasi yang membutuhkan basa-basi. Kemampuan berbasa-basi itu gak semudah kedengarannya, bagi gw itu sulit. Semenjak gw kerja dari laptop, menurut gw semakin sulit! Solusi kadang-kadang kerja di coworking space biar ada temen. 3. A whole different world. Kerja online itu bener-bener sesuatu yang beda dari kerja kantoran, toolsnya beda, dari cara ngelamar kerja sampe how to get paid aja bener-bener beda. If you’re new, you need to learn a lot of things and mostly about tech, jadi agak susah kalo buat orang yang gaptek. Belum lagi, yang namanya kerja yang berhubungan erat dengan internet, semuanya cepat berubah, jadi lo harus punya kemampuan untuk mengejar perubahan-perubahan yang terjadi. The concept of comfort zone doesn’t exist. 4. Gak ada motivator. Kerja kantoran bisa memotivasi kita in some ways ketika melihat teman sekantor lebih gigih daripada kita, sedangkan kerja dari rumah kita gak punya perbandingan selain diri kita sendiri. Kerja dari rumah cocok buat orang yang emang semangatnya tinggi dan enggak bergantung ke orang lain untuk memotivasi dirinya, gak semua orang punya kemampuan seperti ini, makanya kerja dari rumah gak cocok untuk semua orang. 5. Gangguan dari keluarga. Kadang, anggota keluarga sering menganggap enteng jadwal kita, karena disangkanya hanya karena kita bisa kerja dari mana aja, kita disangka punya fleksibilitas tinggi, jadi sering diajak ke pasar lah, ke rumah sodara lah selama berjam-jam, etc etc. Menurut gw, kerja online itu enak asal gak tinggal di rumah keluarga, kecuali keluarga lo punya tingkat pemahaman yang mumpuni tentang pekerjaan lw. 6. Kemampuan Bahasa Inggris yang mumpuni. Kalo kerja kantoran, kebanyakan kita berhubungan sama kolega dan client sesama orang Indonesia. Kalo kerja dari rumah, kalo mau banyak duit sih ya cari client bule! Jadi harus punya kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni apalagi kalo statusmu freelancer, bukan remote employee. Lo harus punya kemampuan meyakinkan orang lain, negosiasi, menjual diri dalam bahasa Inggris, bukan cuma grammar. 7. Time difference. Kalo clientnya banyak dari luar negeri, so bersiap-siap lah buat sometimes you need to have a call at 12 am or 1 am. Tapi sebenernya itu bisa diakalin kok, karena gw sendiri cuma beberapa kali dalam sebulan kedapatan video call di waktu-waktu tidur. 8. Disangka kerja yang enggak-enggak. Susah ngejelasin ke orang apa profesi lo kalo lo kerja online, karena orang-orang–especially the older generation–masih banyak yang awam or know little to nothing gimana caranya orang belum cuci muka kok bisa dapet gaji terus. Mereka gak ngerti kok bisa dari kamar tidur atau malah tempat tidur doang bisa dapet duit. Bisa jadi disangka yang enggak-enggak, ya maen judi bola lah, atau malah jadi sugar baby! Hwaks! *** Sekarang bagian yang enaknya Income dan working hours kita yang atur. Kalo kerja kantoran, ada batas fixed berapa gaji yang bisa kita dapatkan walopun udah kerja lembur bagai kuda. Sedangkan kerja dari rumah lebih fleksibel. Penghasilan gw yang terbesar adalah semenjak gw kerja dari rumah. Jujur aja gw itu kerjanya sehari cuma berapa jam kok, selebihnya gw belajar skill baru. Dan gw juga gak ngoyo2 banget cari duit, kalo menurut gw udah cukup di standar kenyamanan gw, gw bakalan gak kerja di hari-hari selebihnya selama sebulan itu. Kadang gw kerja abis-abisan selama 2 bulan, untuk 1 bulan setelahnya gw gak kerja sama sekali. Di 1 bulan itu gw belajar skill baru buat nambah rate gw kedepannya. 2. Skills yang bisa dibawa kemana aja. Gw percaya diri dengan kemampuan yang gw peroleh sekarang untuk dibawa tinggal di daerah mana aja. Dulu gw kerja kantoran selama bertahun-tahun, tapi setelah berhenti gw gak yakin kalo mau pindah kota atau malah negara, apa skill yang gw dapatkan dari kerja bertahun-tahun itu bisa dijual di negara lain? Abang kandung gw adalah manager sebuah bank ternama di Indonesia selama 5 tahun, ketika pindah ke Australia, that experience doesnt count at all, kalo dia mau memulai karir disana, harus dimulai dengan either having a degree from internationally reputable university atau memulai dengan kerja blue collar kayak waiter dll. Kerja dari rumah–apalagi kalo client lw internasional–artinya skills lo bisa dibeli dan dibutuhkan orang mana aja. 3. Bisa kerja dari mana aja selama ada internet. Bayangin betapa susahnya orang-orang buat daftar pindah kerja di kantornya buat deket dengan suaminya. Buat orang seperti gw yang kerja dari laptop, gw gak perlu takut tuh untuk kehilangan client base dari daerah tempat tinggal gw dulu kalo gw mau pindah ke daerah/ kota/ negara lain, karena client gw dari berbagai negara. Gw bisa aja pergi ke luar negeri buat jalan-jalan sambil nyambi kerja. Atau bulan Januari gw tinggal sama orang tua gw di Sumatra Barat, selanjutnya di Bali, bulan depannya ke Jakarta. Gw bisa kerja sambil nikmatin hidup. Ketika orang-orang butuh nunggu waktu cuti buat bisa ngerasain jalan-jalan, gw bisa pergi kelas yoga di pagi hari, kerja siang hari, dan sorenya ke pantai. Atau full weekend jalan-jalan menjelajah Bali. Namun gak semua kerja online bisa sebebas ini, banyak juga pekerjaan yang partly remote; yaitu yang gak mengharuskan lo buat pergi ke kantor tapi dibutuhkan untuk tinggal di kota yang sama. Jadi tergantung pilihan masing-masing sih. 4. No Basa-basi Menurut gw, kerja ketemu langsung itu malah lebih banyak indirectness nya ketimbang kerja online. Negara kita kebanyakan suka gak enakan buat menyampaikan pendapat, jadi banyak sindir2an gak jelas dan gak langsung. Sedangkan dalam komunikasi online, orang-orang butuh message untuk ditangkap dengan cepat, gak pake basa-basi. 5. Market dan network yang lebih luas. Hal ini yang membuat gw gak mau bikin baju lagi karena bergantung pada market suatu daerah tertentu. Bayangin, kalo lo kerja di Indonesia di kota tertentu, pasar yang bisa lo jangkau hanya orang-orang di daerah itu aja. Tapi kalo online di market internasional, bayangin berapa banyak negara yang memakai bahasa Inggris di dunia, at least 114 negara berdasarkan buku Lonely Planet. 6. Hemat biaya penampilan dan transportasi. Karena kerja dari rumah, jadi kita bisa kerja pake baju tidur aja. Gak perlu buang-buang waktu buat ngegambar alis segala dan terjebak macet. Salah satu alasan kenapa gw mau kerja online adalah karena gw gak mau tua di jalan; mulai kerja jam 8 pagi tapi harus berangkat kerja jam 7 pagi dan siap-siap dari jam 6 pagi, baru pulang kerja jam 5 sore, sampe rumah jam 6 sore. Berarti ada 3 jam waktu dari hidup gw dalam sehari yang terbuang sia-sia, sedangkan 3 jam itu bisa gw manfaatin buat cari duit! Itu baru sehari, belom kalo seminggu, sebulan, setahun, sewindu! Gw juga gak suka pake makeup full, paling mentok lipcream sama bedak Marck’s. Males banget kalo gw harus buang-buang duit beli foundation terus abis itu beli cream anti aging atau perawatan kulit mahal-mahal karena tiap hari kulit mukanya gak bisa nafas karena ketutup makeup! 7. Gak perlu persyaratan edukasi formal atau penampilan Melamar kerja kantoran, at least lo harus tamatan pendidikan tertentu dan nilai IPK tinggi. Bahkan, di pekerjaan tertentu, ada yang surat lamaran kerjanya baru diperiksa kalo tinggi badannya minimal 155 cm dan ini bukan posisi pramugari lho!, hwaks, apaan coba. Kerja online is a new different game, it’s all about showing you can do the work. Mau tubuh lo cacat kek, asal lo bisa ngerjain, ya lo bisa kerja. Gw udah lama banget gak daftar kerja ke kantor/ usaha dalam negeri, jadi gw sempet kagok waktu kemaren gw sempet iseng ngelamar kerja di perusahaan garmen dan salah satu bagian dari tesnya adalah psikotes, trus yang ngereview tes psikotes gw nanti adalah anak-anak umur 20an yang baru lulus kuliah kemaren. Testnya sampe berproses-proses dan ternyata gajinya not even half of my income working online. Waktu pergi tes, peserta lainnya pake baju kemeja rapih banget dan celana dasar, terus gw dateng pake celana jeans dan tanktop doang dong, in the end, resultnya gw tetep diterima sih walau pun gw datang a la preman, tapi gw gak sanggup turun gaya hidup! Hehe. Bagi kamu yang lulus dari fakultas ekonomi, berkarir di perbankan mungkin menjadi pekerjaan yang Anda incar selama ini. Ada banyak jam yang siap Anda jajal untuk berkarier. Gaji yang tinggi, jabatan wah dan lingkungan kerja kondusif, Anda pasti menginginkan ketiganya. Akan tetapi, berkarier di sektor perbankan bukanlah hal yang mudah. Banyak saingan yang mesti Anda kalahkan agar bisa menempati satu kursi di institusi perbankan. Agar keinginan Anda selama ini bisa segera terwujud, pastikan Anda punya beberapa syarat ini. Jadi, jika Anda memang benar-benar ingin kerja di dunia perbankan, cobalah ikuti beberaoa tips pada ulasan berikut ini biar mencapai karir sukses di perbankan. Bingung cari Kartu Kredit Terbaik? Cermati punya solusinya! Bandingkan Produk Kartu Kredit Terbaik! 1. Tidak Gaptek’ alias Melek teknologi Melek dengan teknologi Jangan gaptek atau gagal paham teknologi ini jadi syarat wajib bila ingin berkarier di perbankan. Sudah banyak institusi perbankan yang menggunakan teknologi guna menunjang kinerja sehari-hari. Misalnya saja, pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan seperti Artificial Intelligent AI untuk menafsirkan data-data eksternal dan mempelajari hasil data tersebut guna mencapai tujuan kerja dengan hasil yang efektif dan efisien. Jadi hal-hal yang tidak bisa dikerjakan oleh manusia bisa dialihkan ke pekerjaan AI, sehingga kinerja perusahaan tetap berjalan lancar. Itulah sebabnya kenapa karyawan perbankan dituntut untuk melek teknologi. Apalagi teknologi senantiasa berubah dari waktu ke waktu. Tanpa bantuan teknologi, institusi perbankan jelas akan mengalami kesulitan dalam mencapai tujuan. Baca Juga Inilah Kelebihan dan Kekurangan Menabung di Bank 2. Punya Integritas yang Tinggi Mengingat bidang kerjanya berkaitan dengan uang, maka karyawan perbankan diharapkan memiliki integritas yang tinggi saat bekerja. Tanpa sebuah integritas, kecurangan dalam dunia kerja pasti akan sering terjadi, baik dalam perkara besar maupun kecil. Sebagai contoh, penyelundupan uang, penyuapan, korupsi, dan tindakan curang lainnya. Ini jadi hal yang cukup sensitif di dunia perbankan. Integritas di sini tidak hanya tentang kejujuran, tapi juga keberanian menyampaikan pendapat, memiliki kode etik, bekerja secara tekun, dan sikap yang konsisten saat bekerja. Ketika Anda berhasil membangun integritas, percaya atau tidak jejak karier Anda di perbankan pasti akan meroket drastis. 3. Cakap dalam Berkomunikasi Biar Enggak Minder Cakap dalam komunikasi Kepintaran secara teknis saja tidaklah cukup. Anda juga harus pintar dalam hal berkomunikasi karena selama bekerja nanti, akan bertemu dengan banyak orang. Tanpa skill berkomunikasi yang baik, Anda akan kesulitan untuk membangun jaringan dengan orang lain di luar institusi. Mulai dari sekarang, latih kemampuan komunikasi dengan baik. Misalnya dengan berani menyampaikan pendapat, ide, dan gagasan di depan banyak orang. Dengan latihan yang intens, maka kecapakan dalam berkomunikasi akan terasah dengan sendirinya. Kecakapan ini bisa dijadikan sebagai modal yang membuat Anda semakin unggul saat melamar kerja di perbankan. 4. Selalu Memperbarui Informasi Biar Enggak Kudet’ Jika kurang informasi, maka Anda bisa disebut sebagai orang yang kudet alias kurang update terhadap isu-isu yang sedang terjadi, terutama yang ada kaitannya dengan kondisi keuangan dan ekonomi negara. Misalnya, dampak perang dagang antara China dan Amerika terhadap perekonomian di Indonesia atau pengaruh meningkatnya impor terhadap pemasukan dan devisa negara. Adanya isu-isu seperti ini tentu akan semakin mengasah kemampuan Anda untuk berpikir dan menemukan solusi dari masalah yang sedang terjadi dan dampaknya terhadap kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, Anda akan terbiasa memecahkan suatu masalah atau mencari solusi yang tepat dari berbagai informasi yang ada di sekitar. Tentu saja, ini akan sangat membantu Anda dalam berkarier di perbankan. Baca Juga Bank Syariah vs Bank Konvensional, Inilah 4 Perbedaannya yang Paling Mendasar 5. Selalu Pantang Menyerah Selalu pantang menyerah Semua pekerjaan memiliki tantangan kerja masing-masing, termasuk di sektor perbankan. Tapi tantangan bukan hal yang harus ditakuti, melainkan hal yang harus dinikmati. Tanpa tantangan, Anda akan menjadi pribadi yang sama setiap harinya. Tapi dengan tantangan, Anda akan semakin terbentuk sehingga bisa lebih maju dalam meniti karier di dunia perbankan ini. Sikap pantang menyerah ini bisa dilihat dari cara Anda melamar kerja di institusi perbankan. Seberapa kuat dan tangguhnya Anda untuk mengikuti tahap seleksi yang begitu panjang. Jika mudah menyerah, bisa dipastikan tidak akan bisa lolos sampai ke tahap interview kerja. 6. Mahir Mengelola Keuangan Institusi perbankan tidak hanya membutuhkan kandidat yang ahli menggunakan teknologi, tapi juga kandidat yang ahli mengelola keuangan demi keberhasilan operasional dalam jangka panjang. Mampu mengelola keuangan disini tidak sekedar mampu mengatur kas dan beban, tapi juga mampu merancang bisnis dan investasi yang pas untuk kesuksesan institusi di masa mendatang. Jika Anda punya skill yang satu ini, sebaiknya asah terus agar peluang untuk diterima di institusi perbankan menjadi semakin besar. Apalagi di era sekarang, di mana institusi-institusi yang ada sangat membutuhkan karyawan yang ahli dalam bidang pengelolaan keuangan. 7. Mampu Berbahasa Asing Mampu berbahasa asing Nasabah yang menabung di perbankan bukan hanya nasabah yang berasal dari dalam negeri saja, tetapi juga luar negeri. Apalagi di era globalisasi seperti sekarang, dimana warga negara asing yang tinggal di Indonesia sudah bertambah banyak. Maka dari itu, kemampuan berbahasa asing sangatlah dibutuhkan agar komunikasi antara karyawan dan nasabah dapat terjalin dengan lancar. Alhasil, terjadinya miskomunikasi pun dapat diminimalisir dengan baik. Bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, dan Bahasa Jerman merupakan bahasa yang bisa mesti Anda kuasai dengan baik. Dengan keterampilan berbahasa asing, maka peluang bekerja di sektor perbankan akan terbuka lebar untuk Anda. Apa Anda Sudah Memenuhi Kualifikasi? Agar peluang diterima bekerja di perbankan semakin besar, Anda harus memenuhi kualifikasi dan memiliki karakter yang sudah dijelaskan di atas. Kalau belum, jangan khawatir. Setidaknya Anda masih punya kesempatan untuk belajar dan menumbuhkan karakter-karakter di atas sebelum akhirnya melamar kerja di institusi perbankan nanti. Tetap semangat untuk mengejar mimpi-mimpi Anda! Baca Juga 10 Langkah Perencanaan Karir Agar Masa Depan Sukses

kerja di bpr enak gak